MAKNA
Mengakui secara lahir dan batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan Rasul-Nya diutus kepada manusia secara keseluruhan konsekuensinya mengamalkan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya dan tidak menyembah Allah kecuali yang disyariatkan.
RUKUN
- Tidak berlebih-lebihan (ifrath) dengan tidak mengkultuskan maupun mendudukannya sebagai sesembahan selain Allah
- Tidak meremehkan (tafrith), yaitu dengan mendahulukan hukum, perkataan dan sunnah beliau diatas segala pendapat orang.
SYARAT
-
Mengakui kerasulannya dan meyakini dalam hati
-
Mengucapkan dan mengikrarkan dengan lisan
-
Mengikuti dan mengamalkan ajaran yang dibawanya serta meninggalkan kebatilan yang telah dicegahnya
-
Membenarkan segala yang dikabarkan dari hal-hal ghaib, baik yang sudah lewat maupun yang akan datang
-
Mencintainya melebihi cintanya kepada diri sendiri, harta, anak, orang tua serta seluruh manusia
-
Mendahulukan sabdanya atas segala pendapat dan ucapan orang lain serta mengamalkan sunnahnya.
KONSEKUENSI
-
Mentaati perintahnya
-
Membenarkan ucapannya
-
Menjauhi larangannya
-
Tidak menyembah Allah I kecuali dengan apa yang disyariatkan.
Disarikan dari Kajian BKMT di Masjid Al Furqan, TAM Head Office, Rujukan Kitab Tauhid Jilid 1, Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan, Darul Haq, 2000